CatatanRT #3 Kurang Fokus apa Kurang Kemampuan

Temukan kami di Berbagai Platform

Facebook |Tiktok | Youtube

Untuk mengetahui berbagai karya dan informasi Warga Kampung Rekesan

Kurang Fokus apa Kurang Kemampuan

Beberapa hari terakhir, saya semakin intensif ngobrol dengan warga. Ada yang konsen TPQ, ada yang konsen lingkungan, ada yang konsen kepemudaan juga ada yang konsen campur aduk seperti pecel. Dari semua komunikasi bermuara bagaimana kampung Rekesan menjadi lebih baik.

Saya sendiri melihat ada yang hanya memiliki ide dan hanya sebatas ide. Ada yang memiliki konsep tekhnis fokus pada satu lapis problematika sosial ada juga yang bisa merangkum ide dan gagasan menjadi sebuah gerak.

Terlepas dari itu saya memandang ada gap atau jurang atau pembatas antara gagasan dan realitas faktualnya. Bukan karena sebab tidak memahami obyek masalah yang mau diselesaikan bersama namun ada sisi gap tadi yang bisa dipahami sebagai sebuah konsekuensi tak tertulis. Disini saya mencatat beberapa diantaranya :

1. Kita sering kurang fokus dibanding kurang potensi

Masalah apa yang mau diselesaikan? Banyaknya problem yang melebar seakan menutup ruang bagi warga bahwa potensi warga juga besar. Contoh : masalah ekonomi. Membuat satu warung oleh satu warga kapitalnya pasti besar. Padahal potensi untuk jadi satu warung di antara beberapa warga ada. Ada yg bisa bikin gorengan, ada yang bisa bikin gendar pecel dll. Karena kita tidak fokus pada potensi, masalah itu tak selesai selesai. Ini contoh saja.

2. Kurang Konsisten, bukan kurang kemampuan

kita semua dibekali akal dan pikiran, kemampuan kita merata, membuat saluran bersih bisa seharian membersihkan. Ternyata bisa kita melakukannya,

Konsistensi kita yang belum diuji, sehingga aliran air belum genap seminggu sudah kembali penuh plastik.

Jadi bisa saja kita ini Kurang disiplin bukan peluang. Kalau program tidak jalan bisa jadi kita Kurang strategi bukan sumber daya manusia dan biaya.

Segala sesuatu bisa dikemas dan dibuat, seperti flyer di kampungRekesan.id “kalau semua mau, pasti mampu!” Membuat kampung Rekesan ini maju dan berkah.